LEMBARAN KASIH
Minggu, Pukul 12.30 WIB

Minggu, 4 November 2012

Pukul 12.30 WIB

Karena menderita Leukimia, Moses, diputuskan Amber kekasihnya yang sudah sekian tahun begitu setia mendampingi dalam suka maupun duka. Amber sendiri tahu kondisi Moses, karenanya  begitu sabar, penuh kasih menyemangati Moses agar bertahan.  Dan Moses memang bertahan karena ketulusan cinta Amber. Sayang, orang tua Amber tidak setuju dengan alasan takut anaknya jadi janda ketika masih sangat belia, memaksa anaknya menikahi Marco pilihan mereka.

Amber sedih, sebab sebagai anak tunggal, tak ingin mengecewakan orangtua. Pada dasarnya orang tua Amber juga senang pada Moses. Tidak ada masalah pribadi yang mendasar selain alasan penyakit semata. Akhirnya Amber memang menikah dengan pilihan orang tuanya. Dalam kesepian ditinggal kekasih, kondisi Moses memburuk, kehilangan semangat hidup. Dalam benaknya, kalau tidak ada lagi yang harus dipertahankan untuk bertahan, tak guna bertahan, bahkan menjalani pengobatan pun enggan. Orang tuanya bingung,  sedih dan  mencarikan perawat pribadi.

Adalah Cassy, gadis sederhana dan cantik diterima sebagai perawat, tapi  Moses marah, bahkan  mengusir. Tapi kesabaran  dan ketulusannya membuat Moses berubah. Cassy terus menyemangati dan keduanya pun jatuh cinta dan merencanakan menikah. Dalam sebuah kecelakaan, Marco meninggal. Amber sedih luar biasa, menyesali sikap ibunya yang telah sok tau mengukur umur orang karena penyakit, tapi toh justru Marco yang sehat  lebih dulu meninggal. Dalam persiapan pernikahan Moses dan Cassy, Amber bertemu mereka. Moses kaget campur senang atas kehadiran Amber. Bagaimanapun Amber adalah cintanya dan sampai sekarang pun tetap mencinta. Tapi Moses juga sadar kalau Amber milik orang lain dan dia juga akan segera menikahi Cassy. Moses limbung ketika Amber menceritakan Marco sudah meninggal. Cassy deg-deg an, merasa Moses akan kembali pada Amber karena sudah bukan milik siapa-siapa dan Moses sangat mencintai Amber.

            Tapi betapa bahagianya Cassy, mendengar Moses mengatakan kalau sangat mencintai Cassy karena ketulusannya. Cassy ragu lagi, antara kasihan pada Amber yang jelas menyimpan cinta mendalam, tapi juga tak ingin mengecewakan Moses. Dia tahu, bila satu kekecewaan lagi menghampiri Moses, habis sudah semangat hidup anak itu. Dan sebagai orang yang mencinta dengan tulus, dia tidak ingin itu terjadi. Cassy harus sangat hati-hati mengambil tindakan. Amber pun hanya minta 60 menit  saja bersama menghabiskan waktu sekedar mengenang segala yang pernah ada diantara mereka. Atas persetujuan Cassy, Amber pun berjalan-jalan berdua Moses. Dan pada saat itulah Moses  tersungkur. 

            Cassy menyemangati Moses agar bertahan. Berkali-kali Cassy membisikkan rencana   membangun segala impian bersama agar Moses bertahan. Cassy pun menangis dan meminta 30 menit lagi  diberi kesemapatan mewujudkan segala impian. Moses membuka mata. Mereka bertiga bercengkerama dan saling bercerita tetang masa lalu.

Dan setelah itu, Moses toh berpulang di pangkuan kedua kekasih abadinya

SOCIAL MEDIA